APLIKASI KONSEP IMPULS DAN MOMENTUM PADA TENDANGAN SEPAK BOLA

Banyak sekali konsep fisika yang dapat kita pahami dari kehidupan sehari-hari.Contoh yang paling mudah adalah dalam olahraga.Hampir setiap hari kita berolahraga, namun tidak banyak orang yang memahami olahraga ditinjau dari perspektif fisika.diantara olahraga yang dapat ditinjau secara fisika yaitu permainan sepak bola.
Dalam permainan sepak bola, teknik menendang merupakan teknik yang mendominasi dari permainan.Menendang bola bertujuan menggerak-gulirkan bola diatas permukaan tanah. Adapun tenik menendang yang paling dikagumi dalam permainan sepak bola adalah tendangan yang menghasilkan gerak bola yang melengkung.
Tendangan dalam sepak bola bias berupa tendangan pendek dan tendangan jarak jauh. Menurut Sukatamsi (1984:48), untuk tendangan pendek, bola hanya menggulir di permukaan tanah dengan tinggi maksimum seatas lutut. Sedangkan untuk tendangan jarak jauh, bola melambung keatas dengan tinggi minimal di atas kepala. Tendangan melambung ini mempunyai lintasan berupa lintasan parabola. Ketika menendang bola ke gawang, seorang pemain bola harus mengatur kecepatan dan besar sudut elevasi bola secara baik.Berdasarkan pendapat Sukatamsi di atas, jelas pemain sepak bola seperti halnya seorang ahli Fisika. Seorang pemain sepak bola harus mampu mengukur dengan tepat berapa besar gaya yang harus diberikan dan kemana arah bola harus ditendang agar bola dapat masuk gawang dengan akurat.
Dalam Sains, gaya didefinisikan sebagai suatu tarikan atau suatu dorongan. Pengaruh gaya pada benda antara lain sebagai berikut. pengaruh gaya terhadap benda diantaranya; merubah kecepatan gerak benda., merubah benda diam menjadi bergerak dan sebaliknya, mengubah arah gerak benda, mengubah bentuk suatu benda.
Saat pemain menendang bola, maka bola akan berubah arah ketika ada gaya yang mengenai bola tersebut. Dalam hal ini, bola mengalami percepatan. Ukuran kemampuan benda mempertahankan keadaan diam atau keadaan geraknya dinamakan inersia. Hal ini berarti percepatan gerak benda dipengaruhi inersianya, sedangkan kualitas inersia diukur oleh massanya. Dari hubungan tersebut, Newton merumuskan Hukum II Newton sebagai berikut. Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda berbanding lurus dengan resultan gaya dan berbanding terbalik massa benda.
Selain berlaku Hukum II Newton, pada saat pemain menendang bola, terjadi perubahan momentum yang diakibatkan adanya perubahan kecepatan pada bola sebelum ditendang dengan kecepatan bola setelah ditendang. Perubahan momentum ini juga diakibatkan karena adanya impuls. Saat seorang pemain menendang bola dengan gaya tertentu, maka akan ada sentuhan kaki dengan bola selama beberapa waktu lamanya, yang mana ini disebut sebagai impuls. Impuls dikatakan juga sebagai gaya yang dikenakan pada suatu benda dalam waktu tertentu.

0 Response to "APLIKASI KONSEP IMPULS DAN MOMENTUM PADA TENDANGAN SEPAK BOLA"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel